Kamis, 22 Oktober 2026

Ribuan tahun silam, di sepanjang Sungai Kuning dan Sungai Yangtze, lahirlah sebuah peradaban besar yang kelak dikenal sebagai Tiongkok.

Dari legenda Tiga Maharaja dan Lima Kaisar, berkembanglah dinasti-dinasti awal, seperti Xia, Shang, dan Zhou. Pada tahun 221 sebelum Masehi, Qin Shi Huang menyatukan berbagai kerajaan yang bertikai, mendirikan kekaisaran pertama Tiongkok, dan meletakkan dasar bagi penyatuan bangsa.

Dinasti Han membawa kejayaan perdagangan, ilmu pengetahuan, dan Jalur Sutra. Dinasti Tang dan Song melahirkan masa keemasan seni, sastra, teknologi, dan kebudayaan. Kemudian, bangsa Mongol mendirikan Dinasti Yuan, disusul Dinasti Ming yang memperkuat armada laut dan membangun kembali Tembok Besar. Dinasti Qing menjadi kekaisaran terakhir sebelum memasuki masa kemunduran.

Pada abad ke-19, peperangan, campur tangan asing, dan pemberontakan mengguncang negeri. Tahun 1911, revolusi mengakhiri pemerintahan kekaisaran. Namun, perang saudara kembali melanda hingga pada 1 Oktober 1949, Mao Zedong memproklamasikan berdirinya Republik Rakyat Tiongkok.

Sejak reformasi ekonomi tahun 1978, Tiongkok berkembang pesat menjadi salah satu kekuatan ekonomi, industri, dan teknologi terbesar dunia.

Dari peradaban kuno hingga negara modern, perjalanan Tiongkok adalah kisah tentang persatuan, kejayaan, keruntuhan, dan kebangkitan—sebuah sejarah panjang yang terus membentuk masa depan dunia.


Ribuan tahun silam, di sepanjang Sungai Kuning dan Sungai Yangtze, lahirlah sebuah peradaban besar yang kelak dikenal sebagai Tiongkok. Dari...